Langkah besar bagi Hyperliquid.
Token native HYPE resmi masuk ke dalam exchange-traded fundindeks kripto yang terdaftar di Amerika Serikat. Hashdex’s Nasdaq CME Crypto Index ETF (NCIQ) menambahkan HYPE dengan bobot 3,4%, menjadikannya aset terbesar kelima di dalam dana tersebut.
Posisi HYPE kini berada tepat di bawah Bitcoin, Ethereum, XRP, dan SolanaIni menjadi momen penting karena menandai masuknya token dari ekosistem perpetual futures on-chain ke dalam produk investasi institusional yang diatur ketat.
Daftar isi
Bagaimana HYPE Bisa Masuk ETF Hashdex?
NCIQ mengikuti Nasdaq CME Crypto Settlement Price Index. Indeks ini mencerminkan harga penutupan harian dari Nasdaq CME Crypto Index yang disusun bersama oleh Nasdaq dan CME Group.
Pada 1 September 2026, total aset bersih dana tersebut mencapai sekitar US$431,37 juta. Harga penutupan per saham berada di US$19,46, sementara nilai aset bersih per sahamnya US$19,50.
Setelah rebalancing terakhir:
- Bobot Bitcoin turun dari 78% menjadi 74,6%
- Bobot Solana naik dari 3,2% menjadi 3,7%
- HYPE masuk dengan porsi 3,4%, lebih tinggi dibanding Cardano, Chainlink, dan Stellar
Aset lain yang masih ada di dalam ETF ini antara lain Ethereum, XRP, Bitcoin Cash, serta beberapa token besar lainnya.
Momentum Hyperliquid yang Semakin Kuat
Hyperliquid adalah blockchain layer-1 yang fokus pada perdagangan perpetual futures secara on-chain. Platform ini memungkinkan trader berspekulasi terhadap harga aset tanpa harus memiliki aset dasarnya secara langsung.
HYPE sempat menyentuh all-time high US$84,80 pada akhir Agustus, didorong oleh program buyback baru yang dibiayai dari reserve yield. Pada waktu publikasi, token ini diperdagangkan di kisaran US$81,76, naik 5,74% dalam 24 jam, dengan kapitalisasi pasar sekitar US$18,31 miliar (peringkat 10 terbesar di pasar kripto).
Masuknya HYPE ke dalam ETF Hashdex semakin memperkuat narasi bahwa permintaan institusional terhadap aset kripto di luar Bitcoin dan Ethereum terus meningkat. Inflow ETF Bitcoin spot masih kuat, sementara ETF Solana baru-baru ini juga mencatat inflow tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.
Apa Artinya ke Depan?
Kehadiran HYPE di produk ETF yang diatur di AS memberikan legitimasi tambahan bagi ekosistem Hyperliquid. Namun, porsi bobot di masa depan akan sangat bergantung pada hasil rebalancing berikutnya.
Beberapa penyedia indeks lain mengambil pendekatan berbeda. Ada yang membuat benchmark tanpa Bitcoin sama sekali, seperti yang dilakukan S&P Dow Jones bersama Pantera.
Untuk saat ini, masuknya HYPE ke NCIQ menjadi sinyal jelas bahwa token-token dari sektor DeFi dan perpetual trading mulai dilirik oleh produk investasi tradisional.
Apakah porsi HYPE akan terus bertambah di rebalancing berikutnya? Itu akan menjadi salah satu hal yang paling dinantikan pasar.