BlockDAG Gemparkan Dunia Kripto: 2,5 Juta Miner Terjual, Whale BTC ETH Ramai-ramai Borong!

Pasar kripto terlihat mulai pulih kembali. Setelah Bitcoin rebound ke rentang US$110.000 dan Ethereum naik di atas US$4.500, semakin banyak whale baru yang masuk ke pasar. Namun, yang tak kalah menarik adalah peningkatan jumlah penambang aktif di ekosistem BlockDAG.

Whale Meningkat Meski Pasar Dilanda Volatilitas

Berdasarkan data on-chain yang diunggah pada Rabuoleh penyedia layanan analitik blockchain ternama, Santiment, terlihat pemulihan yang signifikan. Saat BTC kembali menembus level US$111.000 dan ETH menguat di atas US$4.600, arus masuk investor besar atau whale semakin terlihat jelas.

“Pasar kripto mulai pulih dengan baik, dimulai dari pertumbuhan jumlah pemangku kepentingan utama Bitcoin dan Ethereum yang terlihat terus meningkat,” jelas Santiment dalam laporannya. 

Dari grafik terlihat bahwa sejak awal Agustus 2025, jumlah dompet Bitcoin yang menyimpan lebih dari 1.000 BTC terus bertambah. Data terbaru menunjukkan ada 13 dompet baru yang masuk kategori ini. 

Hal yang sama juga terjadi pada Ethereum. Sejak awal Agustus, tercatat adanya 48 dompet Ethereum baru yang menyimpan lebih dari 10.000 ETH. Tren ini memperlihatkan dukungan yang semakin solid pada Ethereum, terutama menjelang pembaruan jaringan dan semakin luasnya adopsi di sektor DeFi.

Akumulasi whale di tengah volatilitas biasanya menjadi sinyal positif. Peningkatan kepemilikan oleh wallet crypto besar sering kali mendahului tren bullish baru. Dengan kata lain, langkah investor besar bisa menjadi tolok ukur arah pasar dalam beberapa bulan ke depan.

Baca juga:  Tokenisasi Emas Zodax di BSC: Investasi Mulai Rp150 Ribu!

Dengan harga BTC dan ETH yang kembali menguat, ditambah konsistensi akumulasi dompet besar, pasar kripto menunjukkan tanda-tanda pemulihan nyata. Jika tren ini berlanjut, momentum bullish berpotensi menguat lebih cepat dari perkiraan banyak analis.

X1 Miner BlockDAG Catat 2,5 Juta Pengguna Aktif

Tak hanya pergerakan besar dari whale BTC dan ETH, BlockDAG ikut mencuri perhatian pasar kripto. Aplikasi penambangan X1 Miner berhasil menembus angka 2,5 juta pengguna aktif, sebuah pencapaian yang menegaskan semakin besarnya minat terhadap ekosistem ini.

Proyek BlockDAG hadir dengan inovasi yang cukup menarik. Mengutip dari situs resminya, proyek ini menggabungkan dua mekanisme canggih dalam satu ekosistem untuk menghadirkan pengalaman blockchain yang lebih cepat, aman, dan efisien.

“Dengan menggabungkan keamanan dan desentralisasi Bitcoin dengan kecepatan serta skalabilitas teknologi Directed Acyclic Graph, BlockDAG menetapkan standar baru bagi jaringan blockchain,” tulis pihak BlockDAG dalam keterangan resminya.

Tak hanya menawarkan skalabilitas, BlockDAG juga menekankan efisiensi. Dengan pendekatan yang ramah energi, proyek blockchain ini berupaya mengatasi keterbatasan yang melekat pada chain tradisional, sekaligus membuka jalan menuju masa depan kripto yang lebih berkelanjutan.

Presale BDAG Capai US$383 Juta, Didukung 4.500 Pengembang 

Selain jumlah pengguna X1 Miner yang telah menembus jutaan, metrik lain yang menonjol adalah pendanaan dari presale BDAG. Hingga saat ini, lebih dari 25 miliar BDAG telah terjual dengan nilai sekitar US$383 juta.

Di sisi pengembangan, ekosistem ini mencatat lebih dari 4.500 pengembang aktif, dengan lebih dari 300 dApps yang tengah dikerjakan. Aktivitas tersebut menunjukkan adanya pipeline produk yang cukup padat, yang dapat menjadi indikator kesehatan ekosistem.

Baca juga:  5 Aplikasi Trading Future Crypto Terbaik untuk Raih Profit Maksimal!

Melihat kondisi pasar kripto yang berangsur pulih melalui akumulasi masif oleh whale Bitcoin dan Ethereum, ditambah pendanaan besar yang berhasil diraih BlockDAG melalui presale, dinamika industri ini tampak semakin menarik untuk diikuti.