Fear Ethereum Capai Level Ekstrem 2026: Sejarah Buktikan Rebound Besar Sudah di Depan Mata?

Fear Ethereum Capai Level Ekstrem 2026: Sejarah Menunjukkan Rebound Besar Sedang Menanti?

Pasar sedang ketakutan berat terhadap Ethereum. Harga ETH terus merosot, turun 12% dalam seminggu terakhir dan kini mendekati level US$1.626. Di media sosial, dominasi postingan bearish semakin kuat, membuat sentimen sosial Ethereum jatuh ke zona ketakutan ekstrem.

Namun, justru di saat seperti inilah sejarah sering menunjukkan peluang rebound terbesar.

Santiment: “Momen Sangat Berisiko bagi Bear”

Menurut data Santiment, rasio komentar positif terhadap negatif di media sosial Ethereum berada di salah satu titik terendah sepanjang tahun 2026Trader seolah mulai “melupakan” Ethereum setelah berbulan-bulan underperform dibanding Bitcoin dan aset besar lainnya.

Santiment menegaskan bahwa zona fear ekstrem seperti ini secara historis sering menjadi sinyal beli kuat:

“Secara historis, Ethereum cenderung rebound ketika sentimen sosial mencapai tingkat FUD ekstrem karena harga sering bergerak berlawanan arah dengan ekspektasi massa. Ketika trader sangat yakin bahwa aset akan terus jatuh, sebagian besar tekanan jual biasanya sudah habis.”

Perbandingan dengan April lalu sangat kontras. Saat ETH di atas US$2.400, sentimen sedang serakah ekstrem — dan itu menjadi titik jual sempurna. Sejak itu, harga sudah turun 32%.

Mirip Banget dengan Juni 2022?

Trader Ash Crypto menyoroti kemiripan pola saat ini dengan Juni 2022, yang akhirnya menjadi titik terendah siklus bear market.

Baca juga:  Polygon Cetak Rekor Baru, Siap Meluncur ke Puncak Tertinggi?

“Pada Juni 2022, ETH menembus semua level support dan jatuh sampai US$880. Hampir semua orang menyerah. Ternyata, itulah titik terendah dari seluruh bear market.”

Saat ini, ETH sudah menembus MA 200 mingguan di US$2.471. Support krusial berikutnya berada di US$1.500. Jika bertahan, pola bisa mengulang 2022 dengan potensi gain 5x dalam 18 bulan. Tapi jika breakdown di bawah US$1.500, support selanjutnya jauh di kisaran US$1.000.

Sinyal Teknis Lain: RSI & Kondisi Oversold

Analis Ardi mengingatkan bahwa di bear market sebelumnya, Ethereum baru benar-benar membentuk dasar ketika RSI mingguan masuk di bawah level 30

Meski saat ini ETH belum sepenuhnya oversold, ia sudah menghabiskan waktu lebih lama di area bawah oscillator dibanding siklus sebelumnya. Ini memberi harapan bahwa dasar harga bisa terbentuk tanpa harus jatuh terlalu dalam.

Tantangan yang Masih Ada

Meski sinyal rebound muncul, realitanya masih berat:

  • ETF Ethereum spot mencatat arus keluar 4 minggu berturut-turut.
  • Permintaan institusional masih lemah.

Selama arus dana institusi belum berbalik positif, setiap rebound berisiko hanya menjadi “dead cat bounce” sementara.

Kesimpulan: Titik Balik atau Jebakan Lagi?

Sentimen fear ekstrem saat ini mengingatkan kita pada momen-momen penting di masa lalu di mana Ethereum justru memberikan return luar biasa bagi mereka yang berani akumulasi saat tidak ada yang mau.

Apakah 2026 akan mengulang sejarah dengan rebound spektakuler, atau masih ada penurunan lebih dalam menuju US$1.000? Waktu yang akan menjawab.

Saat ini, pasar sedang menguji kesabaran holder Ethereum. Bagi investor jangka panjang, momen fear ekstrem seperti ini sering kali menjadi kesempatan emas — asal timing-nya tepat.

Baca juga:  Bybit Luncurkan Launchpool Baru, Altcoin Mantle Langsung Melonjak 14!